PDAM Balikpapan

Bergilir Belum Tentu Dapat Air, Selama masih mengalir selalu Tampung

HEMAT DAN TAMPUNG, SELAMA AIR MASIH MENGALIR.

DIGILIR BELUM TENTU DAPAT AIR

 

PDAM Distribusikan Air Tangki.
KALTIM POST - BALIKPAPAN |  Senin, 13 Oktober 2014
BALIKPAPAN - Kendati jadwal pendistribusian air secara bergilir telah ditetapkan, bukan jaminan semua kawasan mendapat air PDAM. Terutama pelanggan yang berada di daerah bukit. Namun, perusahaan pelat merah pun sudah menyiapkan alternatifnya dengan mendistribusikan air tangki ke warga.

Head Quality, Healthy, Safety, and Environment PDAM Balikpapan, Gazali Rakhman mengatakan, jadwal distribusi air secara bergilir mengalami perubahan. Bila sebelumnya, yang lebih dulu Instalasi Pengolahan Air (IPA) Km 8, Batu Ampar yang stop produksi, kini direvisi sehingga yang lebih dulu adalah IPA Damai.

Ia menyebut, perubahan jadwal itu lantaran terdapat gangguan teknis pada IPA Damai sehingga memengaruhi pendistribusian air. Maka, PDAM membuat kebijakan dengan mengubah jadwal penyetopan produksi air bergilir. “Kami baru saja rapat tadi (sore kemarin) bersama direksi, bahwa terdapat kendala teknis. Sehingga IPA Damai yang lebih dulu distop produksinya,” jelasnya.

PDAM, kata dia, meminta maaf kepada semua pelanggan atas perubahan jadwal ini termasuk pelayanan air bersih yang belakangan terus memburuk. Ini semua imbas dari air Waduk Manggar yang terus menyusut. Hingga akhir pekan lalu, ketinggian air mencapai 4,9 meter.

Ghazali menuturkan, selain perubahan jadwal ini, bagi pelanggan yang lokasinya jauh dari IPA atau berada di bukit, maka bisa memungkinkan tak mendapat distribusi air. Sebagai gambaran IPA Km 8 akan stop produksi selama tiga hari dan mengalir empat hari. Maka selama empat hari mengalir, belum tentu air sampai ke daerah bukit.

Sebagai antisipasi, ujarnya, PDAM telah menyiapkan air tangki yang siap didistribusikan ke warga. Satu tangki air dihargai Rp 40 ribu. Warga bisa membelinya secara kolektif.

Sebelumnya, kondisi air baku Waduk Manggar yang berada pada level kedalaman 4,96 meter dari normalnya 10 meter membuat PDAM mengurangi produksi air hingga 50 persen. Perusahaan milik Pemkot Balikpapan ini pun tak ada pilihan lain untuk “menggilir” distribusi air baku ke IPA.

Ghazali mengatakan, distribusi air baku dari Waduk Manggar ke IPA Damai dan IPA Km 8 biasanya sebanyak 900 liter air/detik, menjadi 450 liter/detik. Jumlah itu akan didistribusikan ke IPA Damai dan Km 8. “Jadi gambarannya, kalau air didistribusikan ke IPA Damai, maka IPA Km 8 stop produksi. Begitu juga sebaliknya,” katanya.

Selama stop produksi, lanjut dia, maka distribusi air bersih ke pelanggan PDAM di semua kecamatan, kecuali Balikpapan Timur tak akan terlayani. “Warga kami minta untuk menampung air sebanyak-banyaknya selama masih mengalir,” pintanya.

Gazali menyebut, jadwal pendistribusian air secara bergilir ini mulai diberlakukan sejak 13 Oktober hingga 30 Oktober. Bisa diperpanjang, bila Kota Minyak tak kunjung hujan. (rom2/k14)
 

JADWAL PEMBERHENTIAN 2 (DUA) INSTALASI TERBESAR PDAM, YAITU INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM (IPAM) :

1.    IPAM DAMAI (MASIH ADA CADANGAN AIR SUMUR 100 LITER/DETIK)

2.    IPAM KM.8 BATU AMPAR

 

 

DILAKUKAN PENJADWALAN BERGILIR  PRODUKSI AIR UNTUK KE DUA IPAM DISEBABKAN

-          - BELUM TURUNNYA CURAH HUJAN HINGGA SAAT INI

-          - SEMAKIN MENYUSUTNYA LEVEL WADUK MANGGAR

-          - MEMPERPANJANG CADANGAN AIR BAKU WADUK MANGGAR YANG BIASA 900 LITER/DETIK, DIKURANGI 50% à           MENJADI 450 LITER/DETIK, DENGAN MENGATUR PENGIRIMAN AIR BAKU SECARA BERGANTIAN KE KEDUA IPAM

A.   IPAM KM.8 BATU AMPAR (4 HARI PRODUKSI)

B.    IPAM DAMAI (3 HARI PRODUKSI)

 

 

 SESUAI JADWAL DARI 13 S.D 31 OKTOBER 2014.

 

 

 S

STOP PRODUKSI

 

 o

OPERASI PRODUKSI

 

 

 

IPAM KM. 8 BATU AMPAR : **Daerah Gangguan Instalasi Pengolahan Air Minum Batu Ampar KM.8 : RSS Damai III, Komp.PGRI Damai III, Perum Kopri, Perum PT.HER Mandiri, Komp.Perusda, Komp. Bumi Sepinggan Baru, Komp.PLN Spala, Villa Damai Indah, Perum Depsos Ringroad, Perum. WIKA, Komp. Pemda BB, Boster AMD sungai Ampal, Perum H.Ruslan Gn.Guntur, Perum.Pelabuhan Gn.Guntur, Gn. SMD Strat I s/d Strat VI, Jl. Patimura, Jl.Kp.Timur, Jl.Wonorejo, Jl. Sumber Rejo, Jl. Kr.Rejo s/d gg.Buntu, Gg.Rohani, KM09 Komp.AD, KM08, Komp. Klaus Reppe, Komp.Bangun Reksa, Perum PDAM, Perum.Graha Indah, Perum Bhumi Nirwana Indah, Perum.Adi Guna Unggul, Perum Mandastana, Perum Batu Ampar Lestari, Perum.R amayana, Jl.Brantas, Komp.Perumnas, Jl.Telindung, Jl.Padat Karya,Inpres I s/d IV, Perum.Somber, Jl. Gn.Satu, Jl.Gn.Empat, Jl.Gn.Bugis, Asrama Bukit, Sidomulyo, Kp.baru Ujung, Jumpi, Sidodadi, Jl.Borobudur, Kamp.Baru lir, Gn. Polisi, seluruh aliran dari IPAM BATU AMPAR

 

 

 

IPAM DAMAI : **Daerah yang mengalami Gangguan, Instalasi Pengolahan Air Minum Kampung Damai : Balikpapan Selatan, Balikpapan Kota, Sebagian Balikpapan Tengah dan Balikpapan Barat : Simp.Tiga Kp.Damai, Komp.Bank Duta, Perum Pos & Giro, Komp.BDS, Komp.BDI, Komp.PLN Pikitring Ring-Road, Gg.Mex, Gg.Teratai, Gg.PLN, Gg.Sampurna, Gg.Orienz, Simpang Tiga Jl.Mt.Haryono, Stalkuda, Gn.Bakaran, Sepinggan s/d Mulawarman (PJHI) Batakan, Bpp.Permai, Ps.Baru, Markoni, Klandasan,Pelayaran, Prapatan, Jl.Melati, Telogorejo, Bhayangkara, Cendrawasih, Dondang, Gn.Malang, Belakang Toko Utama, Gn.Malang Radar, Auri, Marbo, Siaga, Markoni Auto 2000, Gn.Guntur, Gn.Rambutan, Gn.Kawi, Kr.Rejo, Kp.Damai (Al’Makmur), Komp.Telkom, Terminal Tangki PDAM, Gg.Agung Tunggal, Komp.Bpp.Baru, Muara Rapak, Kr.Anyar, Pdn.Sari, Pdn.Wangi, Kebun Sayur, Semoi, Kp.Baru Tengah, 21 Januari, Sepaku dan sekitarya, seluruh aliran Distribusi air dari IPAM KP.Damai.

 

 

 

Sekali lagi Gazali menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kondisi ini terutama pelanggan yang airnya sudah tidak mengalir lebih dahulu, dan Gazali juga mengingatkan kepada Pelanggan yang air-nya masih mengalir untuk antisipasi menampung air hingga beberapa hari kedepan, mengingat kembalinya air memerlukan waktu dan jarak, tergantung dari pada tinggi rendah, jauh dekat rumah pelanggan itu sendiri, kondisi seperti ini, walaupun digilir belum tentu mendapatkan air, seperti daerah yang tidak memungkinkan air dapat mengalir :

 

 

 

Gunung Bugis, Asrama Bukit, Sidomulyo, Gunung Traktor, Gunung Gembira, Gang Patriot, Kampung Baru Bawah (Jl. Soeprapto, 21 Januari), Inpres IV (Komplek Bea Cukai), Gunung Empat, Gang Somber, Perumnas Atas RT.9 & RT.8, Gunung Stellling, Straat I (Belakang Kantor Pos), Telindung, Tangki I, Sumber Rejo, Jl. Binaraga, Gunung Guntur, Gang Adpel, Gang Anggrek, Gunung Guntur Asri, Gunung Malang, Bukit Sion, Gunung Komendur, Prona, Reno Sari, SMU Negeri 4, Perum Iqbal dan sekitarnya, Castindo, Batakan Mas, Manggar, Regency, Binkot, Villa Damai, Komplek PGRI, Rengganis.

 

 

Gazali menyampaikan "Sebagai Antisipasi Pelanggan dapat membeli air tangki PDAM secara Kolektif dengan dikordinir oleh ketua Rt. setempat." demikian hal ini disampaikan oleh Gazali Rakhman. demikian disampaikan. terima kasih.

Formulasi Aplikasi Keuntungan Wajar Bagi PDAM

 

Pasal 5 (4) Peraturan Menteri Dalam Neger Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Pedoman Teknis dan Tata Cara Pengaturan Tarif Air Minum pada Perusahaan Daerah air Minum menyebutkan “Tingkat Keuntungan yang wajar dicapai berdasarkan rasio laba terhadap aktiva produktif sebesar 10% (sepuluh persen)”.

  

Selengkapnya: Formulasi Aplikasi Keuntungan Wajar Bagi PDAM

Tingkat Pelayanan dan Inflasi

 

Salah satu prinsip yang harus dipenuhi dalam penyesuaian tarif adalah prinsip mutu pelayanan, disamping prinsip-prinsip lainnya yaitu, prinsip keterjangkauan dan keadilan, pemulihan biaya efisiensi pemakaian air, transparansi dan akuntabilitas serta perlindungan air baku. Prinsip mutu pelayanan sangat terkait dengan prinsip lainnya dan juga sangat terpengaruh oleh inflasi yang terjadi, karena upaya untuk mempertahankan mutu pelayanan dipengaruhi oleh biaya operasional dan biaya operasional dipengaruhi oleh harga bahan/barang pembantu untuk proses produksi maupun distribusi air.

 

Selengkapnya: Tingkat Pelayanan dan Inflasi

Mengenal Kapasitas Pelayanan PDAM Kota Balikpapan

 

Kota Balikpapan sebagai salah satu kota di propinsi Kalimantan Timur akan sangat berperan sebagai penggerak perkembangan wilayah Kalimantan Timur. Disamping berfungsi sebagai kota pusat industri perminyakan, perdagangan dan perniagaan, Kota Balikpapan berfungsi pula sebagai pintu gerbang propinsi Kalimantan Timur.

 

Selengkapnya: Mengenal Kapasitas Pelayanan PDAM Kota Balikpapan

MUI - Kemenag - PDAM Kota Balikpapan Gelar Doa Bersama di Waduk Manggar

 

Disadur dari harian Balikpapan Pos, Senin 6 Oktober 2014.

 

BALIKPAPAN – Kota Balikpapan saat ini terancam krisis air bersih akibat air Waduk Manggar di Km.12, Jl. Soekarno Hatta, Kelurahan Karang Joang yang dikuras untuk perbaikan bagian yang bocor. Selain itu, dalam beberapa pekan ini, Kota Beriman tidak pernah lagi turun hujan lebat. Berbagai upaya dilakukan PDAM Kota Balikpapan bersama lapisan masyarakat agar tidak terjadi krisis air bersih. Salah satunya dengan melakukan dia bersama di kawasan Waduk Manggar.

 

Selengkapnya: MUI - Kemenag - PDAM Kota Balikpapan Gelar Doa Bersama di Waduk Manggar

 

Blackberry Messenger

 

Add :

 

Sahabat PDAM Bpp

 

PIN : 26E8F050

 

 

Facebook

 

Add :

 

Pdam Kota Balikpapan

 

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

 

Anda disini: Home