PDAM Balikpapan

Walikota Balikpapan melihat kembali Bahwa Posisi Level Waduk Manggar di 5,15 Meter (17/2/2016)

Share

Hujan meningkatkan Level Waduk Manggar 10 cm, tetapi PDAM masih harus Menggilir Produksi Air

 

Kondisi Waduk Manggar Ketika Ketinggian 10,3 Meter - Photo ke - 1 (Apabila Penuh 10,3 meter - LOGIKANYA), bandingkan kondisi Waduk Manggar Posisi 5,15 meter (Rabu, 17/02/2016) - Photo ke - 2, Level 5,15 Meter.

 

 

Ketika Ketinggian 10,3 Meter, PHOTO JEMBATAN INTAKE - Photo ke - 1 (Apabila Penuh 10,3 meter - LOGIKANYA)

 

 

Waduk Manggar Posisi 5,15 meter (Rabu, 17/02/2016) - Photo ke - 2, Level 5,15 Meter.

 

 

Selasa malam (16/02/2016) merupakan sebuah anugerah bagi Masyarakat Kota Balikpapan, hujan yang mengguyur dengan sangat deras merupakan pertanda yang sangat baik dan berkah bagi Kota Balikpapan, terutama bagi PDAM Kota Balikpapan, hujan merupakan komoditas sumber air baku yang begitu berharga, tepat nya menambah level Waduk Manggar yang sebelumnya diposisi 5,05 m (16/02/2016), sekarang sudah bertambah 10cm menjadi level 5,15 m, tetapi dalam kondisi ini belum berarti PDAM menghentikan Jadwal Produksi Instalasi Pengolahan Air Minum, baik IPAM Batu Ampar KM.8 dan IPAM Kamp. Damai,  Jadwal Produksi bergilir tetap berlanjut sesuai dengan Rencana yang sudah ditetapkan.

 

Walikota Balikpapan Bapak H. Rizal Effendi dengan didampingi Dandim TNI AD dan Jajaran Direksi PDAM Kota Balikpapan (BERDIRI DIBAWAH JEMBATAN INTAKE DENGAN LEVEL 5.15 METER - LOGIKANYA)

 

Kemudian pada hari Rabu, 17/02/2016 Walikota Balikpapan Bapak H. Rizal Effendi dengan didampingi Dandim TNI AD dan Jajaran Direksi PDAM Kota Balikpapan, untuk meninjau langsung perkembangan level Waduk manggar terkini akibat pengaruh dari Hujan semalam, Haidir menyampaikan bahwa ada perkembangan dari hujan semalam, dimana Level waduk manggar mengalami peningkatan 10 cm, sehingga level waduk menjadi 5,15 meter dari sebelumnya 5,05 meter, tetapi Kondisi ini bukan berarti dalam posisi Aman, PDAM tetap harus melakukan penggiliran Produksi sesuai dengan Jadwal yang direncanakan,  tujuannya Haidir menegaskan untuk memperpanjang usia Waduk Manggar sampai batas level yang dinyatakan Aman, memang Kondisi Waduk manggar dengan luas 403 Ha, ketinggian bendungan 10,3 meter, air yang dapat ditampung mencapai 16 juta m3, itu adalah merupakan titik teraman untuk kebutuhan produksi air bersih bagi kedua IPAM milik PDAM, memang pada saat kondisi air melimpah ruah, air waduk manggar akan melimpas melalui Spill Way (tempat dimana Air terlimpas dan terbuang) dan kelebihan air tersebut akan terbuang menuju aliran sungai pantai manggar, apabila posisi air waduk di level 10,3 meter, tetapi realitasnya saat ini, Waduk Manggar masih dalam posisi WASPADA dengan level 5,15 meter, ke khawatiran Haidir apabila posisi Waduk manggar pada Level 4,40 meter, maka secara perhitungan teknis akan menyulitkan PDAM pada saat proses penyadapan Air Baku, karena banyak Faktor seperti tinggi Pipa Hisap Intake terendah di elevasi 3 meter dari Dasar Waduk Manggar, Namun untuk menghindari resiko terjadinya Fortek atau Pusaran Air yang bisa mengakibatkan masuknya udara dalam pompa maka pengambilan terendah di elevasi 4,40 meter dari Dasar Dasar Waduk untuk menghindari terisapnya sedimen lumpur pada dasar waduk yang berakibat air baku tersebut sangat susah untuk diolah menjadi air bersih, tetapi pada prinsipnya PDAM akan terus melakukan evaluasi dan melihat keadaan cuaca hingga turunnya hujan yang sangat cukup, sehingga dapat menambah volume level waduk manggar sesuai yang diharapkan, memang kondisi saat ini bukan jaminan semua kawasan mendapat air PDAM. Terutama pelanggan yang berada di daerah bukit, atau jauh dari Instalasi IPAM milik PDAM. Jadi walaupun operasi IPAM digilir belum tentu jaminan mendapat air, namun PDAM tetap menyiapkan alternative dengan pembelian melalui air tangki sesuai jadwal antrian pemesanan dari pelanggan.

 

 

 

PDAM Kota Balikpapan tetap mengupayakan penanganan Kebutuhan Air Darurat dengan membuka Posko Tangki, yaitu Posko Tangki utama, tepatnya di Jl, Mt. Haryono, depan Kantor Catatan Sipil dimana Posko beroperasi sesuai dengan Jadwal Operasi IPAM Kamp. Damai, kemudian Posko Tangki darurat lainnya yang berada di Telaga Sari bersebelahan Dinas Pasar Gn.Pasir, untuk kebutuhannya pelanggan dapat memesan melalui telepon di 0542 876468, call center pelayanan di 0542 878991 – 878992 atau sms center di 0816 200 110, dimana pelanggan wajib menyebutkan Nomor Rekening Air, Alamat ancar ancar Lokasi Rumah Pelanggan, atau bisa juga untuk memastikan urutan antrian pengiriman air tangki, pelanggan dapat memesan langsung dengan mengunjungi Posko Tangki yang berada di Jl. MT. Haryono depan Kantor Catatan Sipil.

 

Dan Alhamdulillah, Haidir selaku Direktur Utama PDAM Kota Balikpapan, mengucapkan banyak terima kasih kepada Warga dan juga pengurus MUI Balikpapan yang berkunjung dan Mendoakan agar Hujan Turun dan memenuhi Wadu Manggar pada Rabu, 17/02/2016 kemarin.

 

MUI BALIKPAPAN KE WADUK MANGGAR 

 

Sekali lagi PDAM Kota Balikpapan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kondisi ini terutama pelanggan yang airnya sudah tidak mengalir lebih dahulu, dan PDAM juga mengingatkan kepada Pelanggan yang air-nya masih mengalir untuk antisipasi menampung air sebanyak-banyaknya dan kita berharap dengan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga Hujan dapat turun kembali dan membawa Berkah bagi seluruh warga Balikpapan. Imbuh nya.

Sahabat PDAM Bpp

 

 

Facebook

 

Add :

 

Pdam Kota Balikpapan

 

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

 

Anda disini: Home Walikota Balikpapan melihat kembali Bahwa Posisi Level Waduk Manggar di 5,15 Meter (17/2/2016)